Bersepeda, Mengikuti Tren atau Memang Hobi?

Bersepeda, Mengikuti Tren atau Memang Hobi?
Bersepeda, Mengikuti Tren atau Memang Hobi? (Sumber: Pixabay)

Bersepeda, Mengikuti Tren atau Memang Hobi? – Coronavirus Disease atau biasa disebut dengan COVID-19 sudah menyebar di berbagai negara. Sampai saat ini, kasus COVID-19 di Indonesia sudah mencapai lebih dari 100.000 pasien.

Penambahan kasus COVID-19 ini masih fluktuatif dan belum ada tanda-tanda penurunan grafik secara nasional. Namun, masih banyak orang-orang yang keluar tidak mengikuti protokol kesehatan seperti memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan.

Nah, di tengah pandemi COVID-19 seperti saat ini, tren bersepeda muncul kembali dan banyak orang berbondong-bondong ikut bersepeda.

Mulai dari bersepeda sendiri maupun yang berkelompok. Mulai dari yang benar-benar olahraga sampai yang hanya untuk kebutuhan instastory.

Bersepeda Mengikuti Tren atau Memang Hobi?

Bersepeda, Mengikuti Tren atau Memang Hobi? Banyak orang di sosial media banyak yang mengunggah postingan mereka sedang bersepeda. Tidak ada salahnya memang untuk bersepeda karena bersepeda merupakan kegiatan yang menyehatkan.

Tetapi realita yang terjadi adalah banyak yang bersepeda hanya untuk ikut-ikut tren saja, terlebih di masa pandemi COVID-19 seperti sekarang. Seperti berita yang akhir-akhir ini sedang ramai dibicarakan di media sosial yaitu ramainya pengunjung di Malioboro.

Bersepeda memang bagus untuk kesehatan apabila benar-benar bersepeda, bukan untuk berhenti-berhenti atau bahkan duduk-duduk di suatu tempat secara bergerombol.

Dikutip dari merdeka,com, banyak pesepeda yang berhenti dan berkumpul di Malioboro. Gubernur DIY, Sri Sultan HB X, sampai memperingatkan jangan sampai Malioboro ditutup karena banyaknya pesepeda yang berkumpul dan bergerombol disana. Sedangkan bagi yang tidak dan belum memiliki sepeda, banyak orang yang memadati toko sepeda untuk bisa ikut tren bersepeda ini.

Apakah Salah Bersepeda?

Bersepeda bukanlah kegiatan yang salah, tetapi harus mengerti situasi dan kondisi yang sedang terjadi. Jika daerah kalian masih dalam status pembatasan sosial, maka janganlah bersepeda dengan banyak orang terlebih dahulu. Apalagi sampai berkumpul yang kemungkinan besar dapat terjangkit virus COVID-19 ini.

Berolahraga memang tetap harus dilakukan untuk menjaga kebugaran tubuh, namun alangkah lebih baik apabila berolahraga dirumah atau disekitar rumah saja.

Kita juga harus melihat kondisi daerah yang kita tinggali, apakah memang sudah diperbolehkan, atau belum. Apabila sudah diperbolehkan, maka patuhi aturan yang dianjurkan oleh pemerintah daerah setempat.

Tips Aman Bersepeda di Tengah Pandemi COVID-19

Apabila bersepeda merupakan hobi yang sudah kalian lakukan sejak lama, atau bagi kalian yang ingin bersepeda, maka perlu memperhatikan hal-hal berikut:

Melihat Situasi dan Kondisi

Memperhatikan situasi dan kondisi daerah masing-masing sangatlah penting. Jika di daerah kalian angka penyebaran COVID-19 masih tinggi, maka lebih baik untuk tidak bersepeda terlebih dahulu.

Selain memperhatikan situasi dan kondisi daerah, perhatikan juga situasi dan kondisi tubuh kalian. Hal ini penting karena bersepeda menguras energi dan stamina kalian.

Jika sedang tidak enak badan, maka janganlah memaksakan diri untuk bersepeda karena ketika kondisi sedang tidak fit akan beresiko jatuh sakit. Terlebih lagi virus Corona sangat mudah menyerang orang dengan kondisi yang tidak fit.

Memilih Waktu yang Pas

Memilih waktu yang pas saat bersepeda juga penting. Pilihlah waktu di pagi hari karena udaranya masih sejuk atau saat sore hari karena sudah tidak sepanas saat siang hari.

Untuk durasi, atur sesuai dengan kemampuan diri kalian, jangan sampai terlalu jauh dan kelelahan di tengah jalan karena nantinya akan susah untuk kembali ke rumah.

Apabila kalian baru pertama kali bersepeda, alangkah baiknya tidak terlalu lama dan tidak terlalu jauh saat memilih rute.

Memilih Rute yang Baik

Sebelum mulai, pilihlah dulu rute yang mau dilewati, usahakan tidak melewati jalan dan daerah yang ramai karena beresiko. Alangkah lebih baik kalau rute yang dipilih untuk bersepeda hanya disekitar rumah dan tidak terlalu jauh dari rumah.

Memperhatikan Protokol Kesehatan

Mengikuti protokol kesehatan merupakan hal yang penting saat kalian bersepeda. Semua kegiatan yang dilakukan diluar rumah alangkah baiknya menggunakan masker dan membawa hand sanitizer untuk berjaga-jaga.

Masker dan hand sanitizer berfungsi untuk mencegah penularan virus COVID-19, namun langkah yang paling baik adalah mencuci tangan dengan menggunakan sabun dan air yang mengalir.

Usahakan Menjaga Jarak dan Tidak Bergerombol

Saat bersepeda, hindari bergerombol dan melalui tempat yang ramai orang banyak serta usahakan sendiri saja agar aman. Social distancing juga harus diterapkan saat bersepeda agar mengurangi penyebaran virus Corona ini.

Penutup

Bersepeda Mengikuti Tren atau Memang Hobi? Jawaban dari pertanyaan tersebut hanya bisa dijawab oleh diri kalian sendiri apakah memang sudah kebiasaan atau hanya mengikuti tren belaka.

Saya sendiri sebetulnya punya sepeda, namun memang dasarnya tidak terlalu senang untuk bersepeda jadi saya tidak ikut-ikutan dengan tren yang sedang hype seperti sekarang ini.

Tetap jaga kesehatan diri masing-masing dan ikutilah protokol kesehatan yang berlaku ya agar dapat terhindar dari virus Corona ini. Semoga saja pandemi ini dapat segera berakhir dan kita bisa melakukan semua kegiatan dengan normal kembali.


Semoga artikel ini bermanfaat, apabila ada kritik dan saran dapat disampaikan dalam kolom komentar, ya!

Baca juga artikel opini lainnya ya! Terima kasih sudah membaca~

Mahasiswa yang suka menulis dan bercerita.